Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Panduan Instalasi Windows Server 2025

Tutorial Installation Windows Server 2025

Published
7 min read
Panduan Instalasi Windows Server 2025
A

I am interested in information technology and still learning several computer languages ​​such as C++, Javascript and Python and participating in the project Wikipedia Indonesia related to Information Technology and I like Open Source and Cyber ​​Security and Coding. Besides that, I'm currently studying Computer Network Engineering

Pendahuluan

Windows Server 2025 merupakan rilis terbaru dari Microsoft yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur modern, baik on-premise maupun hybrid cloud. Dibandingkan dengan versi sebelumnya (Windows Server 2022), edisi terbaru ini menghadirkan peningkatan dari sisi keamanan, kinerja virtualisasi, manajemen storage, hingga integrasi dengan layanan cloud Azure. Dengan berbagai peningkatan ini, Windows Server 2025 menjadi pilihan menarik bagi perusahaan, penyedia hosting, maupun pelajar yang sedang mempelajari dunia administrasi sistem.

Bagi seorang sysadmin, tahap pertama dalam membangun infrastruktur jaringan adalah instalasi sistem operasi server. Tanpa pemahaman instalasi yang baik, konfigurasi lanjutan seperti Active Directory, DNS, DHCP, atau File Server akan sulit dilakukan. Oleh karena itu, pada artikel ini penulis akan memberikan panduan lengkap mengenai tata cara instalasi Windows Server 2025, mulai dari prasyarat perangkat keras, persiapan media instalasi, proses instalasi, hingga konfigurasi dasar setelah sistem berjalan.

Dengan mengikuti tutorial ini, Anda dapat menyiapkan server yang siap pakai, baik digunakan untuk kebutuhan produksi perusahaan maupun sekadar laboratorium belajar di rumah atau sekolah.


Prasyarat

Sebelum melakukan instalasi, pastikan perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan sudah sesuai. Berikut adalah system requirement resmi Windows Server 2025:

KomponenMinimum RequirementRekomendasi untuk Produksi
Prosesor (CPU)1,4 GHz 64-bit, mendukung x64 instruction set2 GHz atau lebih, 4 core ke atas
RAM2 GB (Server Core) / 4 GB (Desktop Experience)8 GB atau lebih
Storage60 GB (minimum instalasi)120 GB atau lebih, SSD disarankan
Network AdapterEthernet, mendukung PXE boot (opsional)Gigabit NIC
FirmwareUEFI 2.3.1c dan mendukung Secure BootUEFI terbaru + TPM 2.0
DisplaySVGA 1024x768 atau lebihResolusi 1920x1080

Tambahan yang disarankan:

  • File ISO Windows Server 2025 (unduh dari situs resmi Microsoft atau Volume Licensing).

  • Aplikasi Rufus atau balenaEtcher untuk membuat USB bootable.

  • Virtualisasi (VMware / VirtualBox / Hyper-V) jika ingin mencoba pada lab virtual. , pada praktikum kali ini penulis menggunakan metode virtualisasi dimana VM akan berjalan di OS Host berupa Windows Server.


Perbandingan Fitur Windows Server 2025 vs 2022

Microsoft menghadirkan sejumlah peningkatan penting pada Windows Server 2025. Berikut tabel perbandingan singkat:

FiturWindows Server 2022Windows Server 2025
SecuritySecured-core server, improved TLS 1.3Enhanced secured-core, TPM attestation, AI-driven threat detection
StorageStorage Migration Service, SMB over QUICFaster Storage Migration, SMB compression improvement, Storage Replica lebih efisien
VirtualizationNested virtualization, Azure Arc integrationGPU partitioning improvements, container startup lebih cepat
ManagementWindows Admin Center basic featuresWindows Admin Center dengan AI-assist dan integrasi cloud lebih dalam
Hybrid CloudAzure Arc onboarding manualNative hybrid sync, integrasi seamless dengan Azure dan Defender
PerformanceStabilitas pada skala enterpriseOptimasi untuk workload AI/ML dan skala data center besar

Dengan pembaruan ini, jelas bahwa Windows Server 2025 lebih siap menghadapi tantangan infrastruktur modern, terutama bagi organisasi yang mulai mengadopsi AI workload dan hybrid cloud.


Topologi / Diagram

Pada artikel ini, kita menggunakan topologi sederhana:

+------------------+          +--------------------+
|   Client PC      | <-----> | Windows Server 2025 |
| (Windows 10/11)  |          |                    |
+------------------+          +--------------------+
  • Server: Windows Server 2025 (akan diinstal sebagai server utama).

  • Client: PC atau VM berbasis Windows 10/11 untuk uji konektivitas dan join domain.


Langkah-Langkah Konfigurasi

Pada panduan kali ini penulis

1. Siapkan Media Instalasi

  • Unduh file ISO Windows Server 2025 dari situs resmi Microsoft.

  • Gunakan aplikasi Rufus untuk membuat USB bootable.

  • Pastikan BIOS/UEFI server diatur agar booting dari USB/DVD.

2. Boot ke Media Instalasi

  • Nyalakan server/VM

  • Tunggu hingga muncul layar instalasi Windows.

3. Pilih Bahasa dan Regional

  • Pada halaman awal, pilih:

    • Language to install → English (United States) atau sesuai kebutuhan.

    • Time and currency format → Indonesian (Indonesia).

    • Keyboard layout → US.

  • Klik Next.

4. Mulai Instalasi

  • Pada tahap ini anda akan memasuki bagian Select setup option dimana anda akan diminta untuk memilih opsi Install Windows Server dan Repair my PC pada bagian ini penulis memilih opsi Install Windows Server dan anda akan diminta untuk melakukan konfirmasi dengan mencentang checkbox I agree everything will be deleted including files, apps, and settings , jika anda mencentang ini anda setuju bahwa data data yang ada di disk akan terhapus saat proses instalasi

Pada tahap berikutnya anda akan diminta untuk memilih variasi dari Windows Server 2025 ,

Berikut saya buatkan tabel perbandingan antara Windows Server 2025 Standard vs Datacenter, masing-masing dalam edisi Core dan Desktop Experience:


Perbandingan Edisi Windows Server 2025

Fitur / EdisiStandard (Core)Standard (Desktop Experience)Datacenter (Core)Datacenter (Desktop Experience)
Antarmuka (GUI)❌ (CLI & PowerShell)✅ (GUI lengkap)❌ (CLI & PowerShell)✅ (GUI lengkap)
Lisensi Virtualisasi2 VM per lisensi2 VM per lisensiUnlimited VMUnlimited VM
Storage Replica1 partnership, 1 volume (≤2TB)Sama dengan CoreUnlimited partnerships & volumesSama dengan Core
Fitur Software-Defined Networking❌ Tidak tersedia❌ Tidak tersedia✅ Tersedia penuh✅ Tersedia penuh
Fitur Software-Defined Storage❌ Terbatas❌ Terbatas✅ Lengkap✅ Lengkap
Shielded VM❌ Tidak tersedia❌ Tidak tersedia✅ Tersedia✅ Tersedia
Failover Clustering✅ Tersedia✅ Tersedia✅ Tersedia✅ Tersedia
Hyper-V✅ Tersedia✅ Tersedia✅ Tersedia✅ Tersedia
Windows Admin Center✅ Bisa digunakan✅ Bisa digunakan✅ Bisa digunakan✅ Bisa digunakan
Target PenggunaServer ringan, lab, cloud minimalisServer umum dengan GUI untuk administrasiData center besar, perusahaan dengan virtualisasi masifData center besar + GUI untuk kemudahan admin

Penjelasan Singkat:

  • Standard Core → Ringan, tanpa GUI, cocok untuk server produksi yang hanya butuh role spesifik (misalnya DNS, DHCP, Web Server).

  • Standard Desktop Experience → Sama dengan Standard Core, tapi dengan GUI, cocok untuk pemula atau admin yang terbiasa dengan antarmuka grafis.

  • Datacenter Core → Ditujukan untuk data center dengan workload besar, mendukung fitur enterprise seperti Software-Defined Networking, Storage Spaces Direct, Shielded VM, dan unlimited virtual machines.

  • Datacenter Desktop Experience → Sama dengan Datacenter Core, tapi dengan GUI, cocok untuk enterprise besar yang tetap membutuhkan kemudahan visual.

  • Pilih edisi Windows Server 2025 yang diinginkan , pada bagian ini penulis menggunakan varian Windows Server 2025 Datacenter ( Desktop Experience ) dengan lisensi Eval karena hanya untuk pembelajaran

    • Standard (Desktop Experience / Server Core).

    • Datacenter (Desktop Experience / Server Core).

  • Klik Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

5. Lisensi dan Tipe Instalasi

Pada bagian selanjutnya anda akan diminta untuk mensetujui ( Accept ) perjanjian mengenai lisensi pada tahap ini langsung Accept

6. Partisi Disk

  • Pilih disk tempat anda dimana anda akan memasang Windows Server , pada tahap ini terlihat bahwa penulis mempunyai satu disk berukuran 50GB dan hanya terdeteksi satu disk yaitu Disk 0 , untuk itu penulis akan klik Next

Selanjutnya anda akan dihadapkan pada bagian Ready to install , dimana tahap ini berjalan secara otomatis dan tungu hingga proses install selesai

7. Buat Password Administrator

  • Setelah restart, Anda akan diminta membuat password Administrator.

  • Ketik password yang kuat (misalnya: kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol).

8. Login Pertama Kali

  • Tekan Ctrl + Alt + Del → login dengan user Administrator.

  • Masukkan password yang tadi dibuat.

9. Konfigurasi Dasar

Setelah anda login anda akan diminta opsi apakah bersedia mengirim data ke Microsoft atau hanya yang penting saja, pada tahap ini penulis memilih Required only , lalu klik Accept untuk melakukan konfirmasi dan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Anda akan dibawah ke Desktop tampilan awal seperti Windows 11 namun , anda akan langsung dibawa ke jendela Server Manager khas Windows Server dimana anda dapat menambahkan fitur server apa yang anda aktifkan dan lain lain.

Pada search bar juga tampil minimalis serta terdapat beberapa program untuk mendukung server seperti cloud computing milik Microsoft Azure , Server Manager dan lain sebagainya.


Terimakasih telah membaca anda dapat memberi saran dan kritik akan tulisan ini, terimakasih salam Andhika Pratama Putra.

Windows Server

Part 1 of 1

Series mengenai Windows Server